Wisata Kepulauan Derawan

Trip ke Derawan kali ini merupakan trip ke 4 @ibupenyu dan peserta kali ini berjumlah 9 orang dan semuanya ajaib! Awalnya saya udah takut aja kalau mereka nggak akan membaur (soalnya daftarnya hampir semuanya bawa temennya masing-masing) tapi rupanya kekhawatiran itu langsung hilang pas di bandara Soekarno Hatta. Yup, keakraban para peserta sudah dimulai bahkan dari kita belum check-in :D Para peserta tersebut adalah: Andre, Lola, Yolanda, Anggie, Manda, Uwie, Alit, Feddy dan Dio… Semuanya pekerja keras yang saat itu butuh liburan dan tepat banget kan milih @ibupenyu karena trip-nya yang super nggak ambisius.. Hihi…

The team: gengges ngengkes
The team: gengges ngengkes

Kali ke-4 tapi juga kali pertama nyobain flight Lion Air ke Tarakan yang jam 5 pagi dan akibatnya kita nyampe Tarakan jam 9 pagi aja dong.. Enak banget bisa santai sambil sarapan dan nggak usah buru-buru nyebrang. Kelar sarapan sekitar jam 11 siang kami pun menuju pelabuhan untuk nyebrang ke Pulau Derawan. Saya rasa ini peserta nggak ada yang baca itinerary karena selama 4 hari kami bersama semuanya nanya “berapa lama sih nyebrangnya?” “trus abis ini kita kemana?” “di pulau ini ada apa?” Hahahahaha…

Tiba di Derawan setelah menempuh perjalanan laut selama 2.5 jam kami disambut cuaca yang panas luar biasa dan sekawanan penyu! Setelah bagi-bagi kamar rupanya makan siangnya belom kelar jadinya kami pun ngadem di kamar sambil ngobrol-ngobrol. Setelah makan siang yang kesorean, kami lalu jalan-jalan keliling Pulau Derawan.. Hehe.. Awalnya sih cuma mau mampir ke ujung pulau Derawan yang kalau sore airnya akan surut dan munculnya pasir, tapi ternyata karena bulan mati jadinya airnya nggak pasang dan ya gak surut juga… Karena gagal perjalanan pun kami lanjutnya dengan agenda mengejar sunset tapi rupanya langit sore itu tertutup awan! Ngekngok. Begitu matahari turun dan muka anak-anak ini terlihat capai kami pun kembali ke penginapan, bersih-bersih dan makan malam.

Derawan
Derawan

Hari ke-2 agendanya adalah jalan-jalan ke Pulau Kakaban dan Pulau Sangalaki, Sengaja saya memilih menggunakan kapal kayu yang memang waktu tempuhnya jauh lebih lama tapi juga lebih santai. Sekitar jam 8.30 kami meninggalkan Derawan menuju ke Kakaban, sebelnya selama perjalanan langit itu cerah banget! Eh, 5 menit sebelum kapal merapat turunlah hujan yang untungnya nggak besar. Emang dasar anak-anak ini lupa diri kayaknya nggak ada satupun keluhan keluar dari mulut mereka (apa saya yang nggak denger?). Kami di Kakaban sekitar 1.5 jam dan siang itu danau Kakaban hanya milik kami! Wohooooiiii… Sempet juga hujan turun cukup deras tapi nggak menghentikan kegiatan kami berenang bersama ubur-ubur dan untungnya gak berapa lama kemudian matahari bersinar terik sekali. Siang itu, danau Kakaban menunjukkan pesonanya secara maksimal :)

ubur-ubur Kakaban
ubur-ubur Kakaban

Makan siang kami lakukan di kapal dalam perjalanan menuju Pulau Sangalaki. Nah ini, tujuan utamanya kan liat Manta Ray, eh ktemu sih sama Mantanya, tapi yang liat cuma orang kapal aja -.- 2 orang melakukan kegiatan penyelaman di Sangalaki dan tadinya kami mau snorkeling disini, tapi sayang ombak agak besar siang itu jadi yang lainnya kemudian naik speed boat kecil menuju pulau Sangalaki. Di pulau Sangalaki juga nggak ada siapa-siapa! Kami kum-kum, foto-foto, ngobrol ngalor-ngidul sampe sore banget :D Dan akibat pulang kesorean selama perjalanan pulang kena ombak lumayan bikin eneg dan laju kapal jadi lebih lambat. Hari itu, kami meninggalkan Derawan selama 11 jam!

Pagi harinya kami bangun disambut dengan hujan yang untungnya cuma sebentar. Selesai sarapan kami pun bersiap untuk menuju ke Maratua! Saya pribadi sih seneng banget karena ini pertama kalinya saya akan menuju pulau yang katanya penuh dengan penyu itu! Perjalanan kali ini kami menggunakan speedboat karena jarak tempuhnya yang cukup jauh, skalian biar pada rasa deh gimana terguncang-guncang selama 1.5 jam! Hihi…

pose with turtle
pose with turtle

opa penyu

Setibanya di Pulau Maratua yang snorkling langsung nyebur ke laut karena udah nggak sabar mau ktemu opa penyu. Di pemberhentian pertama ini saya dan 2 teman lainnya (Dio & Red) akan menyelam di Turtle Traffic. Sebelumnya sudah sering denger orang bilang kalo menyelam disini bisa ktemu 20 penyu sekaligus sampe bosen! Hmm.. ya, ternyata memang demikian adanya… *gaya* Selama 35 menit masa penyelaman mulai dari 2 meter sampai ke 23 meter yang dijumpai adalah penyu dengan berbagai macam pose, Dio pun nggak mau kalah selalu minta foto disamping semua penyu yang ia dijumpai dibawah sana :D Tapi rupanya bagi teman-teman yang snorkling agak kurang beruntung, masa mereka cuma liat 6 penyu??? ah, ga seru nih! Acara selanjutnya (harusnya) makan siang di dermaga Pulau Maratua kemudian jalan-jalan ke kampungnya, tapi rupanya anak2 ini lebih pengen makan mie rebus, jadilah kami segera menuju ke warung terdekat untuk jajan. Selesai makan mie rebus kami segera menuju ke Gusung pasir yang berada di depan pulau Derawan dengan agenda: acara bebas. Selama di gusung ini ada yang bikin jebakan di pasir, makan siang, jadi putri duyung dan sekedar kum-kum. Kunjungan ke gusung yang berada di samping pulau Derawan jadi agenda selanjutnya dan niatnya sih mau snorkling, sayang airnya sedang pasang dan ombaknya agak besar jadi acara snorklingnya kurang asik.

Malam hari setelah makan malam kami melipir ke dermaga diujung pulau Derawan, eh, baru aja duduk diatas dermaga nggak berapa lama turun hujan, yak, langsung kami  lari terbirit-birit buat balik ke penginapan. Acara malam terakhir pun gagal total :D Obrolan dan ketawa-ketawa kami dilanjutkan di depan penginapan sampe capek dan malam terakhir di Derawan pun harus berakhir :(

Derawan rasanya enggan melepas kami, dari Subuh sampai jam 12 siang hujan turun tanpa berhenti! Jadinya pagi terakhir kami di Derawan ya cuma bisa duduk manis memandang hujan dan tidur :p Setelah menempuh 2.5 jam perjalanan, eh di Tarakan terang benderang aja dong?! Makan kepiting, beli oleh-oleh dan kemudian ke bandara pun jadi agenda penutup perjalanan kali ini. 4 hari itu sebentar banget rasanya untuk liburan di Derawan apalagi kalo dapet rombongan yang menyenangkan macam mereka ini :p

gusung derawan

Total
0
Shares
Comments 3
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Prev
Makanan enak di perjalanan

Makanan enak di perjalanan

Selama dalam perjalanan wisata nyobain makanan enak selalu masuk di agenda saya

Next
Bukit Lawang, Sumatera Utara (part 1 – on the way)

Bukit Lawang, Sumatera Utara (part 1 – on the way)

Bukit Lawang merupakan destinasi ketiga yang saya kunjungi dalam 9 hari

You May Also Like