Medan… Horas bah!

3 mins read

Medan merupakan kota terakhir yang saya singgahi dalam perjalanan ke Sumatera Utara dan selama 3 hari 2 malam disini saya dijamu oleh saudara. Menginap dan keliling bersama, jadi untuk info penginapan, jajanan dan transportasi umum saya nggak paham dan saya cuma sempat wisata ke 3 tempat dibawah ini :p

Masjid Raya Medan

Sesungguhnya Masjid Raya ini bagus deh, sayangnya kurang terawat. Banyak kaca-kaca yang pecah dan temboknya terlihat kusam :( Padahal yang namanya Masjid Raya kan harusnya jadi kebanggaan kota ya? dan di Masjid Raya Medan ini banyak terdapat makam Sultan Deli maupun para orang yang berjasa bagi kota Medan.

Tampak depan Masjid Raya Medan
Tampak depan Masjid Raya Medan
Kaca jendela yang cantik, sayang pecah :(
Kaca jendela yang cantik, sayang pecah :(

Istana Maimoon

Lokasi Istana Maimoon berdekatan dengan Masjid Raya Medan, karena pendiri Masjid Raya adalah salah satu Sultan Deli. Kompleks Istana Maimoon cukup besar (tanahnya) tapi bangunannya sendiri tidak terlalu besar. Ada bagian yang masih ditinggali oleh 35 keluarga sultan disini!

Biaya masuknya Rp. 5.000 dan tersedia guide juga secara gratis! Lumayan kan jadi paham mengenai Sultan Deli. Jadi kata guidenya, sultan itu kalau memerintah tidak duduk ataupun berdiri makanya singgasananya tidak ada bangku, hanya bantalan untuk sultan duduk bersila. Sultan jaman dulu itu kaya banget deh. Jadi lampu-lampu yang ada dalam istana masa dibelinya dari Perancis, sementara marmer untuk lantainya didatangkan dari Italy dan kayu-kayu yang ada di istana didapat dari Belanda! Weks! Diluar istana ada meriam puntung dengan ceritanya sendiri. Enaknya pas ksana aja denger dari guidenya. Agak panjang soalnya, tapi ya percaya nggak percaya sih ya :p

Singgasana Sultan Deli
Singgasana Sultan Deli
Istana Maimoon - tampak depan
Istana Maimoon – tampak depan

Tjong A Fie Mansion

Penasaran sama rumah ini sejak pulang dari Penang, dan bisa kesampean itu seneng banget! Bentuk bangunan rumahnya sama beneur, sayang guidenya entah males karena saya cuma ber3 atau mungkin emang nggak tahu, jelasin mengenai rumahnya kurang detail. Dia lebih banyak bercerita mengenai Tjong A Fie dan jasa-jasanya bagi kota Medan. Saya baru tau juga kalau ternyata mansion ini baru dibuka pada tahun 2009 dan saat ini masih banyak ruangan yang belum selesai dibenahin, mungkin kalau kesini 2 tahun lagi ruangan yang bisa dilihat makin banyak? Salah satu keturunan Tjong A Fie pun masih ada yang menempati mansion ini. Oh ya, kalau di Penang beberapa ruangannya dijadikan penginapan, kalau disini keliatannya enggak ada (semoga akan dibuka juga). Harga tiket masuknya Rp. 35.000,- termasuk guidenya dan kita boleh foto-foto di dalam.

Tjong A Fie Mansion - tampak depan
Tjong A Fie Mansion – tampak depan
Salah satu ruangan di Tjong A Fie Mansion
Salah satu ruangan di Tjong A Fie Mansion

Eh tapi selain 3 ini ada tempat wisata apalagi ya di Medan? siapa tau ada kesempatan kembali lagi ke sana?

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous Story

Travelidoskop 2012

Next Story

Travelmates – Penting Nggak Penting

Latest from Blog

a dream come true!

Gue baru saja mengalami mimpi yang nyata. sangat nyata. Gue habis melakukan perjalanan keliling eropa selama

underwater clean up

“Ngebersihin sampah di laut itu susah!” cuma itu kesimpulan yang gue dapet setelah ikutan acara bersih-bersih