OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Menjelajahi Jepang Lebih Hemat dengan JR Pass

/
2 mins read

Saya ingin berbagi pengalaman mengitari Jepang dengan menggunakan JR Pass. Saya ambil yang 7 hari dari Traveloka dengan harga normal Rp 3,7jutaan (sekitar ¥30,000) tapi karena ada promo jadinya Rp 3jtn. Saya pilih yang ambil di bandara. Lokasi pengambilan sangat mudah ditemukan, persis di depan pintu keberangkatan internasional Terminal 3, bentuknya stand counter.

Awalnya saya pikir pass ini cukup mahal namun setelah di Jepang ternyata ini solusi transportasi dan akomodasi yang sangat baik untuk menghemat biaya perjalanan. Caranya adalah dengan menginap di salah satu kota “hub” kemudian “day trip” ke kota sekitarnya. Contoh:

  • Menginap di Sendai untuk mengitari Aomori, Morioka, Akitam Fukushima, Yamagata, dan Shinjo
  • Menginap di Omiya untuk mengitari Tokyo, Yokohama, Takasaki, Niigata, Nagano, Kanazawa, Tsuruga
  • Menginap di Osaka untuk mengitari Nagoya, Kyoto, Hiroshima
  • Menginap di Shin-Tosu untuk mengitari Hakata, Nagasaki, Kagoshima

Secara ekonomis, jika dihitung satuan tiket shinkasen Tokyo – Osaka PP harganya ¥28,000 jadi dengan harga ¥30,000 sudah sangat cuan. Belum lagi pass ini juga bisa digunakan untuk kereta dalam kota dengan logo JR.

Pemilik JR pass juga memiliki jalur khusus untuk keluar-masuk stasiun, cukup ditunjukkan saja. Bener-bener kartu sakti.

Beberapa tips memaksimalkan JR Pass:

  • Mengina di kota “hub” yang dekat dengan tujuan kalian. Contohnya seperti di atas.
  • Pastikan naik kereta dalam kota yang ada logo “JR” nya supaya gratis.
  • Gunakan Google Maps untuk merencanakan trip dan memilih layanan JR.
  • Saya tidak menggunakan koneksi internet dari hp, cukup mengandalkan wifi publik. Biasanya saya cek trip saat ada wifi dan saya screenshot perjalanannya.

Sekian, mudah-mudahan bermanfaat.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous Story

Mencoba Aplikasi Prematur My Blue Bird

Next Story

Pantai Pulau Derawan

Latest from Blog

Diving di Bunaken

Ihiy, seneng banget akhirnya kesampean diving di Bunaken pada akhir Maret 2014. Alhamdulillah, Sudah sejak 3

Makan di Medan, yuk!

Jadi kemarin gue ke Medan dalam rangka pernikahan saudara dan disela-sela kegiatan tersebut gue makan-makan pastinya,

Travelidoscope 2013

Agak sedih ninggalin 2013 sebenernya karena buat gue tahun 2013 salah satu tahun terbaik dalam hidup

3 Mangkuk di Makasar

Makasar itu adalah kota yang penuh dengan daging, daging merah khususnya. Selama seminggu gue di Makasar

Exit mobile version